-->

Notification

×

Iklan

Iklan

iklan close

close

Terungkap Aksi Penganiayaan Anak Dibawah Umur, Polisi Tangkap Pelaku Yang Ternyata Pamannya Korban

Rabu, 11 September 2024 | Rabu, September 11, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-09-11T03:31:30Z



SGJabar - Sempat viral di WhatsApp Group Konsultasi Hukum sebuah video berdurasi 1,24 menit seorang pria berbaju hijau yang tengah melakukan penganiayaan terhadap seorang anak perempuan. Video perlakuan biadab tersebut disebar warga net melalui media sosial, Selasa malam (10/09/24).

Video yang dishare anggota WA Group, Dilan, mengundang reaksi prihatin dan kemarahan saat menyaksikan aksi bengis dan tidak menunjukkan belas kasihan, pria itu menyeret anak perempuan sambil menendang serta memukuli korban.

"Ampun..pa, ampun pa.." terdengar jelas suara kesakitan korban pada rekaman  video tersebut.

Akhirnya unggahan video tersebut berhasil dilacak Tempak Kejadian Perkara (TKP) oleh Satuan Reskrim Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bulukumba yang saat ini mengamankan seorang Pria Berinisial FR (44) tahun, terduga pelaku tindak pidana penganiayaan anak dibawah umur.

Kejadian penganiayaan tersebut dialami oleh korban SR (10) tahun warga Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan. Korban SR saat ini masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Rilau Ale.

Peristiwa penganiayaan ini terjadi dirumah korban sendiri di Kecamatan Rilau Ale pada Minggu (08/09/24) sekitar pukul 17.00 (Wita). Sementara terduga pelaku FR juga adalah warga Kecamatan Rilau Ale Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Diketahui, terduga pelaku penganiayaan, FR merupakan paman korban SR sendiri dan bertetangga rumah dengan korban di Kecamatan Rilau Ale Bulukumba.

Gerak cepat kepolisian dari Polsek Rilau Ale Polres Bulukumba, berhasil mengamankan pelaku pada Senin (9/9) dinihari sekitar pukul 00.30, kemudian langsung diserahkan ke unit PPA Polres Bulukumba guna proses penanganan selanjutnya.

Kanit PPA Polres Bulukumba Aiptu Akhmad Kahar membenarkan dugaan tindak pidana tersebut dan saat ini prosesnya telah ditangani.

"Benar! Kami telah menerima laporan Polisi atas dugaan tindak pidana penganiayaan korban anak dibawah umur, yang dilaporkan oleh ibu Korban sendiri pada senin 9 Sepetember kemarin." ungkapnya, Selasa (10/9).

Saat dilakukan pemeriksaan awal oleh penyidik, terduga mengakui perbuatannya menganiaya dengan menggunakan tangan dan menendang korban.

"Pelaku mengakui perbuatannya,  Terkait motif sementara terduga melakukan kekerasan itu, karena bermaksud memberikan pelajaran kepada korban yang sering mengambil uang milik neneknya tanpa izin." Ungkapnya lagi.

Aiptu Akhmad Kahar juga menyampaikan setelah menerima laporan tersebut pihaknya langsung bergerak menuju TKP di Kecamatan Rilau Ale mengunjungi korban dan mengecek kondisi korban.

"Di TKP rumah korban, kami memeriksa keadaan dan kondisi korban SR dan mengarahkan ke rumah sakit untuk membuat visum guna kepentingan penyelidikan." Ujarnya.

Korban saat ini telah dibawa ke rumah aman Tim Reaksi Cepat (TRC) UPTD Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Bulukumba untuk mendapatkan pendampingan dan rehabilitasi lebih lanjut.*** 

close